Kriya Seni

Program Studi Kriya Seni
Seni Kriya Kayu | Seni Kriya Logam |
Seni Kriya Keramik | Seni Kriya Teks l | Seni Kriya Kulit|D-3 Seni Batik dan Fashion|

Ketua Jurusan/Program Studi : Dr. Yulriawan, M.Hum.
Sekretaris                                                : Dr. Suryo Tri Widodo, S.Sn., M.Hum.

Kriya adalah salah satu cabang Seni Rupa yang tumbuh dan berkembang berdasar pada keluhuran akar budaya bangsa. Keluhuran budaya tersebut menginspirasi terciptanya karya seni untuk memenuhi kebutuhan fungsional dan atau non fungsional yang dalam proses perwujudannya dibuat secara kreatif, inovatif, disertai craftmanship yang tinggi.

Program Studi Kriya Seni telah terakreditasi A oleh BAN PT yang bertujuan menghasilkan Sarjana yang mampu menghayati nilai-nilai budaya nasional, menguasai berbagai media dan teknik kekriyaan untuk menciptakan produk yang kreatif dan inovatif, serta mampu berinteraksi dengan ilmu-ilmu lainnya serta berwawasan luas sesuai dengan tuntutan zaman. Program Studi Kriya bertanggung jawab terhadap kelestarian kekayaan budaya bangsa dan dapat menjadi parameter dunia dalam hal pengembangan kriya. Selain itu program Kriya Seni juga berkontribusi dalam pencerdasan estetis budaya sesuai dengan pergerakan zaman.

Membina dan mengembangkan seni kriya di Indonesia selaras dengan perkembangan seni, ilmu pengetahuan, dan teknologi yang berwawasan lingkungan dan budaya bangsa Indonesia melalui pendidikan dalam bidang penciptaan dan pengkajian kriya seni.

Visi

Menjadi program studi yang unggul dalam bidang  kriya berbasis budaya lokal, nasional, dan berwawasan  internasional pada akhir tahun 2022.

Misi

  1. Menyelenggarakan pendidikan kriya Indonesia dalam bidang penciptaan, dan pengkajian berbasis pada budaya lokal, nasional, dan berwawasan internasional.
  2. Melaksanakan penelitian dan pengabdian pada masyarakat dibidang kriya untuk meningkatkan dan menerapkan kemampuan akademik dalam rangka meningkatkan SDM menuju keselarasan dengan kebutuhan masyarakat dan pasar.
  3. Membina dan mengembangkan kriya Indonesia selaras dengan perkembangan seni budaya , ilmu pengetahuan, dan teknologi yang berwawasan budaya nasional serta berdaya saing tidak saja di tingkat regional tetapi juga internasional.
  4. Membuka kerjasama dengan institusi lain, baik dalam skala nasional , regional maupun internasional dalam rangka meningkatkan skill, kualitas, kreativitas dan profesionalisme sivitas akademika dalam mengantisipasi progresifnya pergerakan Zaman.

Tujuan Program Studi

  1. Menghasilkan lulusan yang unggul, kreatif , inovatif dan berjiwa kewirausahaan dalam bidang kriya yang marketable berdaya saing tinggi, baik dalam lingkungan nasinal, regional maupun internasional.
  2. Menghasilkan ilmu pengetahuan dan karya kriya seni Indonesia selaras dengan perkembangan seni, ilmu pengetahuan, teknologi, dan zaman.

Profil Lulusan

Lulusan Program Studi S-1 Kriya disiapkan mampu bekerja secara profesional menjadi kriyawan mandiri yang  handal di bidangnya. Mereka diharapkan mampu menjadi, pendidik, peneliti, desainer, pengusaha, dan seniman kriya yang dapat diandalkan. Oleh karena itu, secara berkala prodi meminta feedback dari alumni, pengguna lulusan dan stekeholder lain yang terkait, sehingga kurikulum yang ada selalu dapat disesuaikan dengan kebutuhan stakeholder, dengan tetap menjaga idealisme dan dasar-dasar pengetahuan serta keterampilan kriya.

Lulusan Program S-1 Kriya mampu menghasilkan/menciptakan karya kriya tradisional maupun modern, juga menciptakan karya kriya fungsional untuk memenuhi kebutuhan atau mengikuti selera yang berkembang di masyarakat. Lulusan mampu menguasai teknik-teknik dalam pembuatan karya kriya seni secara benar, baik teknik  tradisional maupun teknik-teknik yang sedang berkembang saat ini. Demikian juga mengeksploraasi dan merancang ide-ide baru dengan mempertimbangkan nilai-nilai estetik dan mengacu pada nilai-nilai seni kriya yang mengakar di masyarakat. Dengan sebaran mata kuliah yang ada, lulusan juga mampu bersikap profesional dalam berkarya, memahami fungsi rancangan, karakter bahan, makna-makna simbolis yang masih mengakar di masyarakat, sehingga karya yang diciptakan tidak hanya memenuhi aspek fungsional tetapi juga memenuhi aspek lain yang tetap menjunjung  tinggi seni budaya bangsa.

Melihat relevansi dan kebutuhan stakeholder dapat disimpulkan bahwa lulusan dari program studi ini dengan melihat potensi dan kebutuhan dalam dunia kerja sangat dibutuhkan keahliannya. Hal ini dibuktikan dengan pesatnya dunia usaha di bidang kriya , contohnya batik yang sekarang baru booming di Indonesia.