Pandemi Covid-19 memaksa kebijakan social distancing, atau di Indonesia lebih dikenalkan sebagai physical distancing (menjaga jarak fisik) untuk meminimalisir persebaran Covid-19. Jadi, kebijakan ini diupayakan untuk memperlambat laju persebaran virus Corona di tengah masyarakat. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) merespon dengan kebijakan belajar dari rumah, melalui pembelajaran daring. Fakultas Seni Rupa ISI Yogyakarta menyikapi kebijakan Kementrian Kebudayaan (Kemendikbud) dengan melaksanakan kegiatan Bimtek Pembelajaran Daring#2. Kegiatan bimtek daring #2 kali ini merupakan kelanjutan kegiatan bimtek daring sebelumnya yang sudah dilaksanakan pada tanggal 12 Agustus 2020. Kegiatan daring ini merupakan gagasan bidang pendidikan FSR ISI Yogyakarta yaitu Pembantu Dekan I (Wiwik Sri Wulandari, S.Sn., M.Sn) dengan mengundang narasumber Andian Ari Anggraeni, ST., M.Sc. (Tim E-Learning Be Smart UNY).


Bimtek daring #2 ini bertujuan untuk memaksimalkan kegiatan perkuliahan secara daring sehingga baik dosen maupun mahasiswa kelak akan sama-sama dapat melaksanakan kegiatan belajar dan mengajar dengan nyaman dan tentu saja tetap aman dari risiko penularan dan penyebaran Covid-19.
Harapan setelah bimtek pembelajaran daring #2 ini para dosen dapat mengembangkan metode pembelajaran daring lebih optimal kepada para mahasiswa. Hal ini juga bermanfaat memperlengkapi kemampuan teknis para dosen yang ingin menggunakan platform Moodle Spada elearning.isi.ac.id
Agenda berlangsung dengan baik, dengan respon pertanyaan yang cukup antusias dari para dosen. Semoga agenda-agenda seperti ini dapat terus dioptimalkan lagi oleh bidang akademik dan P3 ISI Yogyakarta ke depan.